Kripik Tempe Malang, Recomended
Di saat kami masih belum menemukan ide cemilan sehat untuk diulas di postingan ini, tiba-tiba saja akhi Nanang, anggota Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Cabang Surabaya yang juga pebisnis herbal di Jatisari Besar Sidoarjo, menyodorkan sebungkus kripik tempe. Ya, timbullah ide untuk membahas kripik tempe sebagai salah satu cemilan favorit banyak orang.
Kalau ditanya kripik tempe itu aslinya dari daerah mana, agak sulit juga mencari jawabannya. Karena kripik tempe boleh dibilang sudah menasional, di daerah manpun ada. Meski demikian, kalau kami ditanya kripik tempe mana yang kriuk-kriuk enak, maka kami memberikan status recomended untuk kripik tempe Malang. Saban kali kami ada kesempatan beranjangsana ke Malang, maka kami sempatkan untuk memburu cemilan yang satu ini.
Apa istimewanya? Tanpa bermaksud mengecilkan kripik tempe asal daerah lain, namun kripik tempe Malang mengalami proses garapan para ahli dan profesional di bidangnya. Kedelai sebagai bahan utamanya melalui tahapan seleksi kualitas untuk menghasilkan tempe berkualitas terbaik dan bebas bahan kimia. Proses produksinya memadukan antara semi tradisional dan modern sehingga menghasilkan kripik tempe yang mengedepankan tiga hal, yaitu lezat, higienis dan sehat.
Para kripik tempe lovers juga tidak akan merasa bosan alias mblenger karena kripik tempe Malang memiliki aneka pilihan rasa, jadi tidak yang itu-itu saja. Selain tetap memasarkan yang original, kripik tempe Malang juga menawarkan rasa keju, barbeque, ayam bakar, ayam bawang, seafood, jagung bakar, bahkan ada rasa pizza ala Italiano juga. Untuk yang doyan pedas, tak perlu cemas karena kripik tempe Malang juga menawarkan rasa pedas manis.
Umumnya, masa kadaluarsa kripik tempe Malang mencapai 6 bulan terhitung sejak diproduksi. Biarpun begitu, karena rasanya nan renyah dan nikmat membuat kripik tempe Malang tidak pernah bisa awet di dalam wadahnya lebih dari satu pekan. Bagaimana bisa awet? Makan pagi, siang dan malam lauk kripik tempe Malang, habis makan masih ngemil pakai kripik tempe Malang pula. Wajar saja kalau tidak butuh waktu lama untuk menghabiskan kripik tempe Malang.
Nah, buat anda yang saat ini lagi nge-trip ke Malang, selain beli strudelnya Tengku Wisnu, nikmati juga kripik tempe Malang di perjalanan pulang.
Komentar
Posting Komentar